Proyek Inti

Proyek Coal to Methanol

Mengubah batu bara kalori rendah menjadi 2 juta ton metanol per tahun.

Mengubah batu bara kalori rendah menjadi metanol

Bahan baku batu bara kalori rendah diolah melalui teknologi gasifikasi menjadi metanol bernilai tinggi, dengan asam sulfat sebagai produk samping.

Diagram alir proses coal to methanol BECBatu bara kalori rendah masuk ke unit proses utama: Coal Drying, Coal Gasification (disuplai oksigen dari Air Separation Unit), Shift Reactor, Rectisol, Methanol Synthesis, dan Methanol Distillation, menghasilkan 2 juta ton metanol per tahun standar IMPCA. Cabang dari Rectisol menuju Sulphur Recovery menghasilkan asam sulfat sebagai produk samping. Utilitas pendukung: listrik, steam, air, dan pengolahan air limbah.UNIT PROSES UTAMAUTILITASAir SeparationUnit (ASU)CoalDryingCoalGasificationShiftReactorRectisolMethanolSynthesisMethanolDistillationSulphurRecoveryListrikSteamAirPengolahan Air LimbahLow Rank CoalMetanol2 jt ton / tahunStandar IMPCAAsam SulfatProduk samping

Geser untuk melihat keseluruhan diagram

Teknologi & Kesiapan

Teknologi yang sudah terbukti beroperasi secara komersial

Kompleksitas teknologi dan kebutuhan eksekusi dijawab dengan teknologi komersial yang sudah terbukti, studi kelayakan bankable, serta dukungan utilitas dan bahan baku yang terintegrasi.

Lisensor

Teknologi gasifikasi dan sintesis metanol dari lisensor yang sudah terbukti komersial.

Studi Kelayakan Bankable

Bankable Feasibility Study (BFS) telah final dan menjadi dasar tahap FEED/BED serta keputusan investasi.

Utilitas dan infrastruktur pendukung terintegrasi

Lingkup proyek meliputi utilitas dan infrastruktur pendukung untuk menjamin operasional yang andal dan efisien.

Bahan Baku

Pasokan low-rank coal dari Kutai Timur.

Progres Pembangunan

Persiapan & pematangan lahan sedang berlangsung

Pematangan lahan di area proyek BEC, Bengalon, Kutai Timur.

Spesifikasi & Lokasi

Produk standar internasional, lokasi strategis

Spesifikasi Referensi IMPCA

NoTestUnitMethodLimit
01Appearance-IMPCA 003Jernih, bebas materi tersuspensi
02Purity on dry basis% W/WIMPCA 001Min. 99,85
03Acetonemg/kgIMPCA 001Maks. 30
04Ethanolmg/kgIMPCA 001Maks. 50
05ColourPt-CoASTM D 1209 / D 5386Maks. 5
06Water% W/WASTM E 1064Maks. 0,100
07Distillation Range at 760 mm Hg°CASTM D 1078Maks. 1,0
08Specific Gravity 20°C/20°C-ASTM D 40520,7910-0,7930
09Potassium Permanganate Time test at 15°CmenitASTM D 1363Min. 60
10Chloride as Cl-mg/kgIMPCA 002Maks. 0,5
11Sulfurmg/kgASTM D 3961 / D 5453Maks. 0,5
12Water miscibility-ASTM D 1722Lulus uji
13CarbonizablesPt-CoASTM E 346 (2024)Maks. 30
14Acidity as Acetic Acidmg/kgASTM D 1613Maks. 30
15Iron in solutionmg/kgASTM E 394Maks. 0,10
16Non Volatile Mattermg/1000mlASTM D 1353Maks. 8
17TMA--Opsional (lihat catatan metode)
18Aromatics--Opsional (lihat catatan metode)

Mengacu pada IMPCA Reference Specifications. Parameter TMA dan Aromatics bersifat opsional, mengikuti metode yang direkomendasikan dalam catatan standar.

Lokasi Strategis

Akses Langsung ke Laut

Akses langsung ke Selat Makassar - memudahkan distribusi & logistik ekspor.

Dekat Sumber Batu Bara

Kabupaten Kutai Timur memiliki cadangan batu bara kalori rendah yang melimpah.

Kawasan Industri BCIP

Di PT Batuta Chemical Industrial Park (±943 ha). Sedang dalam proses pengajuan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk mendapatkan insentif fiskal.

Peta Lokasi ProyekKutai Timur, Kalimantan Timur
Peta Kalimantan Timur: lokasi pabrik yang diusulkan di dekat Sangatta, area tambang batu bara KPC, serta kota Bontang, Samarinda, dan Balikpapan, dengan peta kecil Indonesia sebagai penunjuk posisi.
Peta indikatif

Geser untuk melihat keseluruhan peta

Lokasi proyek BEC di kawasan industri BCIP, Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.